Keranjang Anda kosong!
Sultan Banten XVIII Serukan untuk Tolak Kekerasan, Menjaga Persatuan dan Menjadikan Banten Teladan Kedamaian.
insancita.org — Sultan Banten ke-XVIII, RTB Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, MBA., dengan gelar Sultan Syarif Muhammad Ash-Shafiuddin, menyampaikan pesan kepada rakyat Banten dan bangsa Indonesia terkait aksi unjuk rasa 28–31 Agustus 2025 di Jakarta dan sejumlah kota lain yang berujung anarkis.
Dalam seruannya, Sultan menegaskan bahwa aspirasi rakyat adalah mutiara berharga yang harus didengar dan diperjuangkan, namun tetap disampaikan secara santun, tertib, dan berpijak pada hukum. “Menyuarakan aspirasi ibarat menyalakan pelita. Bila diarahkan dengan bijak, ia menerangi jalan bersama. Namun bila dibiarkan liar, ia dapat membakar rumah yang kita huni bersama,” ujar Sultan.
Beliau mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan, menjaga persatuan, serta menjadikan Banten sebagai teladan kedamaian dan keteladanan bagi nusantara. “Dengan hati yang teduh, Banten akan tetap berdiri megah, Indonesia akan tetap kokoh, dan generasi mendatang akan mewarisi negeri yang damai, adil, dan sejahtera,” tutup Sultan Banten XVIII.(Repost).



Top Views
- Membedah Terminologi Murid, Siswa, dan Peserta Didik (4,396)
- Kapitalisme Menjerat Kurikulum Pendidikan Kita (3,161)
- Masalah SDM masih menjadi Isu Strategis Banten di Tahun 2024 (366)
- Lebih baik salah mencintai dari pada salah membenci (350)
- Perekonomian Indonesia (Studi Pembangunan Ekonomi Indonesia) (295)


Berita Terbaru
Kategori
Paling Populer
- Membedah Terminologi Murid, Siswa, dan Peserta Didik (4,396)
- Kapitalisme Menjerat Kurikulum Pendidikan Kita (3,161)
- Masalah SDM masih menjadi Isu Strategis Banten di Tahun 2024 (366)
- Lebih baik salah mencintai dari pada salah membenci (350)
- Perekonomian Indonesia (Studi Pembangunan Ekonomi Indonesia) (295)
- Dinamika Politik, Media dan Masyarakat (294)
- Webinar Series #1 : Public Speaking for Beginner (291)
- Hadiri Wisuda UNMA Banten 2025: Wamenag Mengingatkan Pentingnya Karakter dalam Ilmu (289)
- ETIKA BISNIS (285)
- Digital Marketing (280)











Tinggalkan Balasan